Main Article Content

Abstract

Industri manufaktur di Indonesia menjadi andalan pemerintah dalam meningkat PDB nasional, terlebih lagi industri makanan dan minuman (mamin). Tidak heran jika pemerintah menganggap industri ini sebagai investasi yang potensial. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan strategi pengelolaan siklus konversi kas dan cash holding dapat meningkatan profitabilitas perusahaan pada industri mamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan diuji menggunakan regresi linier berganda. Sampel yang digunakan adalah 7 perusahaan mamin yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2020, dengan jumlah observasi 49 data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa periode penerimaan piutang tidak berpengaruh terhadap profitabilitas, sedangkan siklus konversi kas, periode konversi persediaan, penangguhan hutang perusahaan, dan cash holding berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah sampel yang sedikit dan banyaknya kesenjangan antara keadaan perusahaan satu sama lain. Implikasi dari penelitian ini baiknya perusahaan mamin lebih memperhatikan kondisi kepemilikan kas dan mengkaji siklus konversi kasnya. Penelitian selanjutnya dapat mencoba perusahaan sektor manufaktur lain dengan tahun penelitian dan variabel kontrol yang berbeda.

Keywords

siklus konversi kas cash holding profitabilitas

Article Details

How to Cite
Fauzi, N. R., & Mulyati, S. (2022). Pengaruh Siklus Konversi Kas dan Cash Holding Terhadap Profitabilitas Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia: -. Selekta Manajemen: Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 1(1), 293–311. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/selma/article/view/23939

References

Read More

Most read articles by the same author(s)