Main Article Content

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana perbandingan dalam memprediksi financial distress menggunakan model empiris dan model altman pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016 – 2020. Penelitian ini menggunakan sampel yaitu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016 – 2020. Tahapan analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif, uji omnibus test of model conficient, uji hosmer and lemeshow test, matriks klasifikasi, uji koefisien determinasi (nagelkerke R square). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam prediksi financial distress menggunakan model altman lebih baik dengan tingkat akurasi secara keseluruhan sebesar 96,2%, sedangkan model empiris hanya mampu memprediksi kondisi financial distress perusahaan secara keseluruhan sebesar 69,29%. Artinya model altman dapat memprediksi kondisi financial distress perusahaan lebih baik dari pada model empiris.

Keywords

financial distress altman z-score likuiditas leverage profitabilitas aktivitas pertumbuhan arus kas ukuran perusahaan

Article Details

How to Cite
Fadhli, M., & Arifin, Z. (2022). Analisis Prediksi Financial Distress: Perbandingan antara Model Empiris dan Model Altman. Selekta Manajemen: Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 1(3), 39–56. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/selma/article/view/24696

References

Read More

Most read articles by the same author(s)