Journal Description

Lex Renaissance is a peer-reviewed academic journal published by the Faculty of Law, Universitas Islam Indonesia. It focuses on advancing legal reform, legal innovation, jurisprudential development, and comparative legal studies through rigorous scholarly work and critical engagement with contemporary legal issues. The journal provides a platform for academic discussion on the development and transformation of law in response to constitutional, social, technological, economic, and governance changes, with particular attention to legal developments in Indonesia while welcoming comparative, transnational, and international perspectives.


The journal prioritizes doctrinal, normative, comparative, and jurisprudential research that contributes to legal development, institutional reform, and regulatory innovation. It aims to bridge Indonesian legal scholarship with global legal discourse and promote stronger rule of law, constitutionalism, democracy, and good governance. Since 2023, Lex Renaissance has been published biannually in June and December and is registered under ISSN (Print) 2620-5386 and ISSN (Online) 2620-5394.

 

Informasi Letter Of Acceptance (LOA)

2026-05-21

Kami pengelola Jurnal Lex Renaissance TIDAK PERNAH memberikan surat Letter Of Acceptance (LOA) kepada penulis sebelum naskah / artikel dinyatakan diterima atau terbit.

_Editor In Chief_
Muhammad Addi Fauzani, S.H., M.H.

PENGUMUMAN PENYESUAIAN ARTICLE PROCESSING CHARGE (APC) JURNAL LEX RENAISSANCE

2026-04-20

Sehubungan dengan peningkatan akreditasi Jurnal Lex Renaissance dari SINTA 4 menjadi SINTA 2, serta sebagai bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, pengelola jurnal menetapkan adanya penyesuaian biaya pemrosesan artikel (Article Processing Charge/APC).

Mulai edisi Vol. 11 No. 1: Juni 2026, biaya pemrosesan artikel yang semula sebesar Rp 500.000,- per naskah akan disesuaikan menjadi Rp 1.500.000,- per naskah.

Biaya tersebut mencakup proses editorial, peer-review, penyuntingan, serta publikasi artikel secara profesional guna menjaga dan meningkatkan standar kualitas jurnal.

Pemberitahuan mengenai kewajiban pembayaran APC akan disampaikan kepada penulis setelah naskah dinyatakan diterima untuk diterbitkan (accepted).

Demikian pengumuman ini disampaikan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kontribusi para penulis dalam mendukung pengembangan Jurnal Lex Renaissance.

Hormat kami,
Pengelola Jurnal Lex Renaissance

Perubahan Template Artikel

2024-01-23

Mulai Vol.9 No.1: JUNI 2024 Lex Renaissance akan menggunakan template baru untuk meningkatkan kualitas layout artikel, serta penggunaan format standar jurnal.
Dan semua proses submission artikel akan mengikuti format yang baru. Untuk mengetahui template artikel yang baru, silahkan download disini.

Terimakasih
_Dewan Redaksi_

Vol. 10 No. 2 December 2025
Volume 10, Number : 2
December 30, 2025
Current Issue

Vol. 11 No. 1 June 2026

ISSN: 2620-5394 (Online) 2620-5386 (Print)
Publisher: Universitas Islam Indonesia
Duration: Approx. 30 days to the first decision
Acceptance Rate:  30% of the total submissions
Frequency: 2 issues per year
DOI: 10.20885/JLR by crossref3 
Index: SINTA, GARUDA and others
Authorship Diversity:
Indonesia, Jordan, and Natherlands
Editor-in-Chief: Muhammad Addi Fauzani

Published: June 10, 2026

The Impact of the Job Creation Law's Implementation on Business Legality Compliance and MSME Resilience

Dampak Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terhadap Pemenuhan Legalitas Usaha dan Resiliensi UMKM

Widadatul Ulya (1), Hana Afifah (2)
(1) Universitas Perwira Purbalingga, Indonesia ,
(2) Universitas Perwira Purbalingga, Indonesia
1-27
162

Legal Policy for the Formulation of Implementing Regulations on Restorative Justice in the Criminal Justice System

Kebijakan Hukum Pembentukan Peraturan Pelaksanaan Keadilan Restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana

Irwan Hafid (1), Adhi Prasetyo Utomo (2)
(1) Program Doktor Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia ,
(2) Fakultas Hukum Leiden University, Leiden, Netherlands
28-51
107

Reconstructing the Legal Limits of Itsbat Nikah: Dissenting Opinion, Child Marriage, and Doctrinal Development in Indonesian Islamic Family Law

Rekonstruksi Batas Hukum Itsbat Nikah: Pendapat Berbeda Hakim, Perkawinan Anak, dan Pengembangan Doktrin Hukum Keluarga Islam di Indonesia

Muliadi Nur (1), Abdul Jamil (2)
(1) Institut Agama Islam Negeri Manado, Indonesia ,
(2) Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Indonesia
52-74
61

Artificial Intelligence Disruption in Islamic Banking Financing Card Products: Regulatory Challenges and Legal Protection Construction in Indonesia

Disrupsi Kecerdasan Artifisial pada Produk Kartu Pembiayaan Perbankan Syariah: Tantangan Regulasi dan Rekonstruksi Perlindungan Hukum di Indonesia

Bayu Mogana Putra (1), Adelia Kusuma Wardhani (2), Adikza Nurul Islam (3)
(1) Faculty of Law, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia ,
(2) Faculty of Law, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia ,
(3) Faculty of Sharia and Islamic Studies, Yarmouk University, Irbid, Yordania
75-99
116

Executive Preview of Draft Regional Regulations on Industrial Development Planning: Testing the Limits of Executive Authority in Regional Legislation

Executive Preview Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Industri: Uji Batas Kewenangan Eksekutif dalam Legislasi Daerah

Allan Fatchan Gani Wardhana (1), Zaka Firma Aditya (2)
(1) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia ,
(2) Peneliti Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Jakarta, Indonesia
100-129
57

Reconstructing the Limits of Limited Liability: Strengthening the Piercing the Corporate Veil Doctrine in Indonesian Corporate Law

Rekonstruksi Batasan Prinsip Tanggung Jawab Terbatas melalui Penguatan Doktrin Piercing the Corporate Veil dalam Hukum Perseroan Indonesia

Handika Faqih Nugroho (1), Kristiani Virgi Kusuma Putri (2), Allytha Choula (3)
(1) Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia ,
(2) Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia ,
(3) Fakultas Hukum, Vrije Universiteit Amsterdam, Netherlands
130-162
85
View All Issues